InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di sejumlah desa Kecamatan Arut Utara menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat.
Pemerintah daerah didorong mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka akses masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian desa.
Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, Nina Erpida, dalam rapat paripurna DPRD Kotawaringin Barat, Rabu (16/9/2026).
Nina mengatakan, perhatian terhadap desa-desa yang masuk wilayah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) di Kecamatan Arut Utara perlu terus ditingkatkan. Salah satu kebutuhan yang dinilai mendesak adalah ketersediaan infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai.
“Kami menyampaikan kepada pemerintah daerah beserta seluruh jajaran dan pihak terkait untuk terus meningkatkan berbagai upaya dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membantu ekonomi masyarakat. Mengingat masih banyak infrastruktur jalan dan jembatan yang harus dilaksanakan pembangunan di beberapa desa Kecamatan Arut Utara,” ujar Nina.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan konektivitas antarwilayah, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Akses jalan dan jembatan yang baik akan memudahkan mobilitas warga serta distribusi berbagai kebutuhan dan hasil ekonomi desa.
Selain infrastruktur, Fraksi PDI Perjuangan juga meminta pemerintah daerah memperkuat sarana dan prasarana pelayanan dasar di Kecamatan Arut Utara, khususnya sektor kesehatan.
Hal itu dinilai penting mengingat masyarakat harus menghadapi kondisi musim kemarau panjang serta mengantisipasi datangnya musim hujan yang berpotensi diikuti meningkatnya berbagai penyakit.
“Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar pemerintah daerah semakin meningkatkan sarana prasarana pelayanan dasar di Kecamatan Arut Utara, terutama pada bidang kesehatan,” kata Nina.
Ia menyebut sejumlah penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam dan diare perlu menjadi perhatian dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Mengingat saat ini sedang berlangsung musim kemarau panjang dan antisipasi musim hujan yang akan datang pastinya akan banyak penyakit seperti ISPA, demam, diare dan lain-lain,” tuturnya.
Tak hanya kesehatan, sektor pendidikan juga menjadi perhatian Fraksi PDI Perjuangan. Pemerintah daerah didorong meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan, terutama untuk mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Arut Utara.
Fraksi PDI Perjuangan juga meminta agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka dievaluasi dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang masih tidak sehat.
“Di samping itu, Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya meningkatkan sarana dan prasarana bidang pendidikan serta evaluasi untuk pertemuan tatap muka, mengingat meningkatnya udara tidak sehat hingga saat ini,” tegas Nina.
Fraksi PDI Perjuangan berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah 3T di Kecamatan Arut Utara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup penguatan pelayanan kesehatan dan pendidikan.
Dengan peningkatan infrastruktur serta pelayanan dasar tersebut, masyarakat di desa-desa Arut Utara diharapkan dapat memperoleh akses pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata.

