InfoPBUN, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara berencana menggandeng seluruh Koperasi Desa (Kopdes) untuk membantu penyaluran BBM non-subsidi kepada masyarakat. Rencana tersebut disampaikan Bupati Sukamara Masduki saat memberikan keterangan kepada wartawan usai audiensi bersama kepala desa, lurah, penjabat kepala desa, APDESI, dan jajaran perangkat daerah di RM Pelangi 1, Kamis (6/8/2026) malam.
Masduki mengatakan program tersebut disiapkan agar masyarakat yang berada jauh dari SPBU tetap dapat memperoleh BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, akses masyarakat terhadap BBM menjadi lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan yang jauh.
“Nanti kami kemungkinan bekerja sama dengan koperasi desa untuk menyuplai BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite sehingga masyarakat yang jauh dari jangkauan SPBU bisa menikmati BBM dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan seluruh koperasi desa di Sukamara akan dilibatkan dalam program tersebut. Saat ini terdapat 29 desa dan tiga kelurahan yang diharapkan menjadi jaringan distribusi BBM non-subsidi hingga ke pelosok wilayah.
Masduki menegaskan skema tersebut hanya berlaku untuk BBM non-subsidi. Sementara untuk BBM bersubsidi, penyalurannya tetap mengikuti ketentuan pemerintah melalui sistem barcode dan tidak dapat diperjualbelikan secara bebas.
Menurutnya, kehadiran koperasi desa sebagai mitra distribusi diharapkan mampu memperluas pelayanan, mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap SPBU, sekaligus meningkatkan pemerataan akses energi di Kabupaten Sukamara.

