InfoPBUN, SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara mengambil langkah cepat mengatasi krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Kuala Jelai, Kecamatan Jelai, selama musim kemarau.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), untuk menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada masyarakat terdampak.
“Menghadapi musim kemarau, kami sudah menggelar rapat koordinasi. Tangki-tangki penyalur air bersih disiapkan, baik dari Pemkab maupun CSR perusahaan, untuk menyuplai air bersih ke RT-RT yang terdampak. Kami juga terus memacu pengerjaan perpipaan PDAM dan SPAM IKK agar akhir tahun ini target distribusi air bersih di Kuala Jelai dan Kecamatan Jelai bisa tuntas,” tegas Masduki.
Selain bantuan darurat, Pemkab Sukamara juga mempercepat pembangunan jaringan perpipaan PDAM dan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) sebagai solusi jangka panjang.
Warga Kuala Jelai, Mariani (41), mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat.
“Setiap musim kemarau air memang jadi kendala utama kami di sini. Penyaluran air bersih pakai mobil tangki dari Pemkab dan perusahaan ini betul-betul menolong kebutuhan sehari-hari warga. Kami juga makin tenang setelah mendengar penjelasan Pak Bupati bahwa proyek pipa PDAM dan SPAM IKK ditargetkan tuntas akhir tahun ini,” tuturnya.
Pemkab Sukamara menargetkan akses air bersih di wilayah Kuala Jelai dan Kecamatan Jelai dapat semakin optimal sebelum akhir 2026.

