InfoPBUN, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap Lembaga Pemerhati Lingkungan Hidup (LPLH) Nata Buana Lestari dapat menjadi mitra strategis dalam pengawasan dan pelestarian lingkungan hidup di daerah.
Harapan tersebut disampaikan Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah, saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) LPLH Nata Buana Lestari Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030 di Aula Bapelkes Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (19/5/2026).
Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah, Darliansjah menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial organisasi, tetapi menjadi awal tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Bumi Tambun Bungai.
“Provinsi Kalimantan Tengah merupakan salah satu paru-paru dunia dengan kekayaan hutan, lahan gambut, dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Namun, kekayaan alam tersebut saat ini menghadapi berbagai ancaman seperti kebakaran hutan dan lahan, kerusakan lahan, pencemaran sungai, hingga dampak perubahan iklim,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai tantangan tersebut harus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
Darliansjah menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat pembangunan daerah dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup. Karena itu, pemerintah mengharapkan LPLH Nata Buana Lestari dapat berperan aktif sebagai mitra yang kritis dan konstruktif.
“Pemerintah berharap organisasi ini mampu mengedukasi masyarakat serta mengawal kebijakan lingkungan hidup secara konstruktif,” katanya.
Ia juga mendorong pengurus yang baru dilantik untuk menyusun program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti edukasi pengelolaan sampah, penghijauan daerah aliran sungai, rehabilitasi lahan kritis, serta kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan berbasis masyarakat.
Selain itu, Darliansjah menekankan pentingnya membangun sinergi antara organisasi lingkungan hidup dengan pemerintah daerah, instansi terkait, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat adat guna menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP LPLH Nata Buana Lestari, Mulgandri Kusnindra, secara resmi melantik pengurus DPW LPLH Nata Buana Lestari Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 33/09/SK-DPP/KW/XI/2025.
Kepengurusan DPW LPLH Nata Buana Lestari Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030 dipimpin oleh Hamdia Djafar sebagai Ketua DPW, didampingi Lelet Duyan sebagai Sekretaris dan Nurliansi sebagai Bendahara, bersama jajaran pengurus lainnya.
Melalui pelantikan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap LPLH Nata Buana Lestari dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan

