InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, berharap situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah tidak mengganggu pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, khususnya bagi 161 jamaah calon haji asal Kobar yang telah resmi dilepas oleh pemerintah daerah, Senin (27/4/2026).
Hal tersebut disampaikan Mulyadin saat menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus pelepasan jamaah calon haji Kabupaten Kotawaringin Barat di Aula Sangga Banua.
“Hari ini kita bersama dengan pemerintah daerah melaksanakan silaturahmi, sekaligus pelepasan terhadap jemaah haji Kabupaten Kotawaringin Barat sebanyak 161 orang,” kata Mulyadin.
Ia mengatakan, seluruh pihak berharap para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar, di tengah kondisi kawasan Timur Tengah yang saat ini masih bergejolak.
“Harapan kami, dengan situasi dan kondisi saat ini di kawasan Timur Tengah yang masih terjadi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat, mudah-mudahan ini tidak mengganggu jalannya proses ibadah haji secara umum,” jelasnya.
Menurutnya, para jamaah haji asal Kotawaringin Barat diminta tetap tenang dan fokus menjalankan rangkaian ibadah sesuai arahan petugas resmi.
“Semoga ibadah jamaah haji berjalan lancar,” ujarnya.
Mulyadin juga mengingatkan agar seluruh jamaah mematuhi arahan dari petugas haji Indonesia maupun pendamping dari daerah, sehingga seluruh proses ibadah dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
“Jamaah tentunya supaya mengikuti arahan baik itu dari petugas haji Indonesia maupun dari pendamping kita dari masing-masing kabupaten, khususnya Kotawaringin Barat,” tegasnya.
Selain itu, ia mengimbau jamaah untuk menjaga seluruh dokumen dan perlengkapan penting selama berada di Tanah Suci, seperti kartu nusuk, slayer, dan tanda pengenal haji.
“Segala sesuatunya seperti kartu nusuk, slayer, tanda anggota haji ini kami imbau supaya jangan sampai tertinggal atau hilang, sehingga harapannya semuanya berjalan lancar,” pungkasnya.

