InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Meski berpenduduk kurang dari 300 kk, namun jumlah hewan kurban pada momen Idul Adha di Desa Sukamakmur, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kotawaringin Barat, terbilang cukup besar, yakni sebanyak 20 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
Kepala Desa Sukamakmur Muhammad Toha, Kamis (29/6/2023), mengatakan puluhan hewan kurban itu berasal dari warga setempat. Setiap tahunnya, warga yang tergabung dalam jamaah yasinan di desanya selalu menyisihkan rezekinya untuk berkurban.
“Alhamdulillah dalam periode kami selama 3 tahun terakhir, ibadah kurban rutin dilaksanakan, berturut-turut 21 sapi (2021), 21 (2022), 20 sapi dan 2 kambing (sekarang),” ungkapnya.
Dijelaskan Toha, pelaksanaan ibadah kurban di Desa Sukamakmur menggunakan sistem gotong royong. Budaya gotong royong ini lah yang selalu diimplementasikan dalam setiap kegiatan di desa.
“Gotong royong ini sudah menjadi budaya di desa kami dan bahkan dengan gotong royong pula, pemdes bersama masyarakat bisa meraih berbagai prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi dan nasional,” jelasnya.
Lebih lanjut terang Kades Sukamakmur, daging kurban itu tidak hanya diperuntukkan bagi warga setempat, tetapi juga warga lain di sekitar desa, mualaf dan kaum muslimin di desa terdekat.
“Untuk daging kurban selain warga kami, juga warga perantau yang berdomisili di Desa Sukamakmur, implacement barak R, implacement Dawak Atas. Kita juga suplai untuk para mualaf dan muslimin muslimat di Desa Kinjil,” terang Muhammad Toha.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban Desa Sukamakmur, Mardiyanto, menambahkan sistem gotong royong membuatj hampir setiap anggota keluarga di Desa Sukamakmur pernah berkurban.
Untuk itu, ia berharap ke depan perekonomian masyarakat desa bisa terus berkembang sehingga lebih banyak lagi hewan kurban yang bisa dibagikan kepada masyarakat luas.
“Semoga tahun depan hewan kurban masyarakat desa kami bisa semakin bertambah,” imbuh dia.
