InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Kerap dilalui truk tangki bermuatan membuat Gang Jabon Jalan Pasir Putih RT 10 Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat, rusak. Kondisi ini dikeluhkan warga masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut.
“Gara-gara banyak truk tangki BBM yang lewat jalannya jadi rusak. Padahal ini cuma jalan gang. Tidak sesuai dengan bobot kendaraan yang lewat,” ungkap Warga, Normal Ali, Senin (15/5/2023).
Lebih lanjut dikatakan Ali, kondisi ini sudah berlangsung sejak lama dan sudah dilaporkan kepada ketua RT maupun kepala desa setempat. Namun hingga kini belum juga ditangani secara serius.
Ia menerangkan truk tangki berisi bahan bakar minyak (BBM) yang melewati gang itu tidak hanya milik perusahaan swasta tetapi juga milik perusahaan plat merah, Pertamina. Mereka kerap mampir ke salah satu rumah di lokasi tersebut.
“Sudah saya laporkan ke ketua RT dan kepala desa. Tapi sampai sekarang belum juga ada solusi. Macam-macam truk tangki yang lewat. Ada yang punya pengusaha, ada juga yang punya Pertamina,” jelasnya.
Selain merusak badan jalan, menurut Ali, lalu lalang kendaraan itu juga membahayakan warga sekitar. Pasalnya, di kawasan permukiman itu banyak aktivitas anak yang bermain.
“Ini kan kawasan permukiman. Banyak anak-anak yang main di sekitaran jalan. Kalo terjadi apa-apa siapa yang tanggung jawab,” imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di gang tersebut menduga bahwa aktivitas truk tangki tersebut terindikasi melakukan penimbunan BBM secara ilegal.
“Memang ada indikasi mobil kencing dan penimbunan BBM,” tukas warga yang minta identitasnya dirahasiakan.
