INFOPBUN, PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Arut yang digelar pada Sabtu (12/7/2025).
Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi capaian-capaian yang telah diraih perusahaan daerah tersebut, termasuk penghargaan serta peningkatan jumlah pelanggan.
“Laporannya tadi sudah cukup banyak capaian yang diperoleh Perumdam Tirta Arut, termasuk penghargaan. Ini tentu menjadi bukti bahwa pelayanan mereka semakin baik dan menjangkau lebih luas,” ujar Mulyadin.
Ia menyebutkan bahwa target jumlah pelanggan pada tahun 2025 telah tercapai, yakni mencapai 25 ribu pelanggan. Bahkan, ia optimis jumlah tersebut bisa meningkat menjadi 30 ribu pada tahun 2026 mendatang.
“Kami tadi sempat berbincang-bincang, agar penambahan pelanggan ini bisa difokuskan kepada wilayah-wilayah yang memang kesulitan mengakses air bersih, seperti pemukiman di wilayah rawa yang tidak memungkinkan lagi menggunakan air tanah,” jelasnya.
Selain itu, Mulyadin juga menyoroti masih banyaknya perumahan di kawasan perkotaan yang belum terjangkau oleh layanan air bersih dari Perumdam Tirta Arut. Menurutnya, hal ini menjadi tantangan yang harus segera dijawab oleh perusahaan bersama pemerintah daerah.
“Ini tantangan yang perlu disikapi. Kami, sebagai unsur pemerintahan daerah, tentu akan terus mendorong agar cakupan layanan air bersih semakin luas dan merata,” katanya.
Terkait kontribusi Perumdam Tirta Arut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Mulyadin menyampaikan bahwa pihaknya memahami kondisi perusahaan yang memang tidak berorientasi pada profit.
“Memang tadi juga disampaikan bahwa saat ini Perumdam belum bisa memberikan kontribusi terhadap PAD. Kami cukup maklum karena tujuan utama dari Perumdam ini bukan mengejar profit, melainkan memberikan pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat,” tuturnya.
Dengan semangat peringatan HUT ke-33 ini, ia berharap Perumdam Tirta Arut terus meningkatkan kualitas layanan dan menjangkau masyarakat yang lebih luas, khususnya mereka yang selama ini belum mendapatkan akses air bersih yang layak.

