
InfoPBUN, Arut Selatan – Jembatan yang menghubungkan Desa Kumpai Batu Bawah menuju Desa Kumpai Batu Atas, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, perlu sentuhan pemerintah daerah (Pemda).
Jembatan yang memiliki lebar 4 meter dan panjang 6 meter ini mengalami kerusakan. Badan jembatan dalam kondisi miring dan mengalami penurunan, sementara pagar pembatas raib akibat termakan usia.
Kepala Desa Kumpai Batu Bawah Bambang Silih Warno, Sabtu (21/1/2023), mengatakan usulan pembenahan jembatan ini sudah disampaikan kepada Pemda. Rencananya, peningkatan bakal dilakukan tahun ini.
Dijelaskan Bambang, warga setempat berharap jembatan penghubung berkontruksi kayu ulin ini diganti menggunakan beton agar lebih awet dan tahan lama.
“Warga minta itu (jembatan) beton triple box. Perkiraan tindak lanjut tahun 2023 ini. Dan jembatan itu sangat diperlukan sekali, soalnya sudah sempit dan agak amblas,” kata Bambang.
Diutarakan dia, bahwa jalan dan jembatan itu juga merupakan akses utama menuju fasilitas publik yang ada di Desa Kumpai Batu Atas.
“Jalan dan jembatan itu digunakan warga desa lain menuju sekolah yang ada di Kumpai Batu Atas dan tempat pemakaman,” tukasnya.
Untuk diketahui, Desa Kumpai Batu Bawah merupakan lokasi pertama transmigrasi di Kobar yakni tepatnya sejak tahun 1972. (Lukman Hakim)