
InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Hujan lebat disertai angin kencang di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, mengakibatkan tembok dan atap di manasik Center Kelurahan Baru mengalami jebol.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (4/3) siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Ketika itu sejumlah wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya tengah dilanda cuaca yang cukup ekstrim.
Kejadian ini juga sempat diabadikan oleh salah satu calon jemaah umrah yang berteduh. Video berdurasi 13 detik itu menujukkan tembok sepanjang 10 meter runtuh diikuti atap yang melayang.
Pemilik Manasik Center Pangkalan Bun Muhammad Rakhman mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pasalnya, lokasi runtuhnya tembok dan terbang atap merupakan lahan kosong.
“Beruntung tak ada korban jiwa, karena di sebelah tembok yang ambruk itu lahan kosong. Begitu juga atap seng yang terbang juga di lahan kosong,” kata Muhammad Rakhman.
Selanjutnya, dengan kejadian tersebut dirinya sebagai pemilik manasik center secepatnya bakal memperbaiki baik tembok dan atap yang mengalami kerusakan.
Dia juga memastikan bahwa kerusakan yang terjadi segera diperbaiki. Rakhman memastikan hal tersebut tidak mengganggu jalannya aktivitas pendidikan dan pelatihan manasik haji dan umrah.
“Agar tak menganggu aktivitas di manasik center, maka fasilitas yang rusak akan segera kita bangun yang lebih bagus lagi supaya kedepan semua aktivitas berjalan lancar,” jelasnya.
Diketahui, bahwa cuaca ekstrem bekalangan ini tidak hanya di Kobar saja. Namun di sejumlah daerah juga sama sehingga masyarakat diminta untuk selalu waspada.