InfoPBUN – PANGKALAN BUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengharapkan, angka kemiskinan di Bumi Marunting Batu Aji terus menurun.
Ketua sementara DPRD Kotawaringin Barat Siti Mukaromah menambahkan, bahwa angka kemiskinan harus terus ditekan sesuai target, mencapai 3,38 persen pada akhir tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua sementara DPRD Kobar Siti Mukaromah, saat memberikan sambutan rapat koordinasi dan pengendalian (Rakordal) pelaksanaan pembangunan triwulan II tahun Anggaran 2024, di kantor Bappeda Kobar, belum lama ini.
Ia menyebutkan, dalam pengentesan kemiskinan laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotawaringin Barat, menunjukkan bahwa sampai dengan bulan Agustus 2024 presentasi penduduk miskin di kabupaten Kotawaringin Barat mencapai 4,11 persen atau terjadi penurunan sebesar 0,7% dari tahun 2023 yang mencapai 4,18 persen.
“Walaupun belum akhir tahun, namun capaian sudah sangat baik. Harapan kami, dengan target yang telah ditetapkan yaitu di tahun 2024 sebesar 3,38 persen dapat tercapai ke depan,” harapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Sementara DPRD Kobar Arief Asrofi, Asisten III Sahrudin, Kepala Bappeda Kobar Juni Gultom, serta jajaran kepala OPD Kobar.
“kita akan terus melakukan pembenahan, agar roda perekonomian berputar dan kesejahteraan masyarakat di Kotawaringin Barat juga meningkat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Siti Mukaromah menambahkan dalam pengentasan kemiskinan ini tidak bisa selesai oleh satu perangkat daerah saja, akan tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai organisasi pemerintah daerah.
“Setiap OPD harus siap mengawal setiap upaya Pemda Kobar untuk menurunkan angka kemiskinan,” ungkapnya.
Dalam hal ini, DPRD Kobar siap mendukung dan mengawal setiap upaya yang dilakukan Pemda Kobar dalam menurunkan angka kemiskinan.
Peran DPRD yang berfungsi sebagai legislasi, pengawasan dan anggaran, diperlukan dalam tahapan pembangunan dan dilakukan secara optimal, agar program pengentasan kemiskinan dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran, serta menurunkan angka penduduk miskin.
Untuk dapat mewujudkannya, maka Pemda Kobar berupaya dalam penganggaran agar pembangunan dapat diusulkan melalui sumber pembiayaan.
“Pembiayaan ini mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, maupun melalui dukungan sektor dunia usaha melalui CSR, serta sumber pendanaan lainnya untuk pengentasan kemiskinan,” pungkasnya.
Foto : Ketua Sementara DPRD Kobar Siti Mukaromah saat memberikan sambutan pada Rakordal Triwulan II Tahun 2024.
