Bukukan Penjualan Rp 101.56 miliar di Kuartal 2 2024
Jakarta, 01 Agustus 2024 – PT Kapuas PrimaCoal Tbk (ZINC), emiten produsen logam dasardi Indonesia, mengincar Laba Bersih Positif ditahun 2024. Dengan berhasil menjalankan efisiensi biaya produksi di beberapa sektor sejak kuartal tiga tahun 2023, hingga saat ini kuartal 2 perseroan mencatat rugi sebesar Rp. 10.916.768.871,- dibanding kuarta 1 2024 lalu rugi sebesar Rp. 21.811.500.397,- atau naik sebesar atau naik sebesar 49.95% dari periode sebelumnya. “Harapan kami dengan telah berjalannya efisiensi sejak kuartal 3 tahun 2023, perseroan dapat mencapai target laba di akhir periode tahun 2024 ini” Direktur Utama ZINC, Harjanto Widjaja
Adapun sektor-sektor biaya yang menjadi perhatian khusus Perseroan dalam menjalankan efisensi biaya yang dimaksud antara lain untuk biaya konsumsi bahan bakar, biaya pemakaian spare part dan pengiriman yang juga menjadi target efisensi yang dimaksud.
“ Harapan kami dengan berjalannya efisiensi biaya di beberapa sektor tersebut, maka dengan target produksi yang telah di tentukan untuk tahun 2024 ini dapat mencapai target laba yang dimaksud. Ditahun ini kami menargetkan dapat memproduksi sekitar 23.000 ton konsentrat dengan target penjualan sebesar lebih kurang Rp. 350 Milyar. Kemudian untuk saat ini sudah lebih kurang 12 km titik jarak desa terdekat yang sudah mendapatkan aliran listrik dari pihak pemerintah dalam hal ini PLN, besar harapan kami untuk pendistribusian Listrik dari pemerintah dapat segera masuk ke Lokasi tambang kami sehingga dapat membantu juga program efisiensi penggunaan bahan bakar minyak sebesar lebih kurang 50 % hingga 75 %.” tambah Harjanto Widjaja
Dengan mulai stabilnya harga komoditas Timbal dan Seng beberapa bulan terakhir ini juga akan menjadi salah satu faktor pendukung tercapainya target laba yang telah di rencanakan oleh pihak Perseroan.
“Mengingat tantangan dari kondisi ekonomi yang cukup berat, kita harus bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan di tahun 2024. Kita akan terus fokus pada upaya meningkatkan pendapatan dan meningkatkan efisiensi,” kataHarjanto
***
Sekilas mengenai PT Kapuas Prima Coal Tbk(ZINC)
PT Kapuas Prima Coal (“ZINC”) adalahperusahaan yang melakukan kegiatan usahadalam di bidang pertambangan bijih besi (Fe) dan Galena yang kemudian diolah menjadi konsentrat timbal (Pb) dan konsentrat seng (Zn). Berdiri sejak tahun 2005 dan tercatat di Bursa EfekIndonesia sejak Oktober 2017, saat ini Perseroanfokus mengolah Galena (PbS) menjadi konsentratTimbal (Pb) dan Seng (Zn) dengan pengetahuan, pengalaman dan teknologi pengolahan yang terbaik untuk mendapatkan hasil atau kadar yangmaksimal. Selain itu, untuk meningkatkan nilaitambah, Perusahaan juga tengah menyelesaikanproyek smelter pemurnian timbal (Pb) dan pembangunan smelter Seng (Zn) yang berada diPangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Wilayahpenambangan yang telah mendapatkan ijin adalahseluas 5.569 Ha dimana potensi deposit Galena(PbS) yang dapat ditambang masih besar.
Dalam rangka mencapai keberhasilan Perseroan, ZINC memegang tiga hal penting yaitumelakukan efisiensi terhadap biaya operasional,menambah jumlah cadangan dan bahan bakumineral, serta menggunakan sumber daya secara efektif dan efisien. Pada saat yang sama, ZINC juga berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan, serta senantiasa membantu komunitas di sekitar area tambang Perseroan.
