InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai memprediksi bakal terjadi peningkatan jumlah penumpang secara signifikan dalam arus mudik tahun 2024 di Pelabuhan Panglima Utar Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Diperkirakan jumlah penumpang melalui pelabuhan ini akan naik sebesar 20 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada arus mudik tahun 2023 lalu, jumlah penumpang mencapai angka 35.289 orang, sedangkan tahun ini diproyeksikan jumlah penumpang menyentuh angka 42.346 jiwa.
Menurut Humas KSOP Kelas IV Kumai, Timbul Sinurat, diprediksi bahwa peningkatan jumlah penumpang akan terjadi dalam dua minggu menjelang Lebaran. Hal ini tidak terlepas dari tradisi pulang kampung alias mudik yang masih sangat kuat di masyarakat.
“Pada angkutan lebaran tahun 2023 terjadi peningkatan sebesar 36,16 persen (9.372 orang) dibandingkan tahun 2022. Untuk tahun 2024 diprediksi jumlah penumpang di Pelabuhan Kumai naik sebesar 20 persen atau setara 42.346 orang,” kata Timbul Sinurat, Senin (18/3/2024).
Dalam mengantisipasi lonjakan tersebut, otoritas pelabuhan bersama stake holder terkait bakal menyiapkan berbagai langkah strategis. Mulai dari penambahan armada kapal penyeberangan hingga peningkatan jumlah petugas keamanan dan petugas layanan di pelabuhan.
Selain itu, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melaksanakan rapat koordinasi bersama Pemda, TNI-Polri, Pelindo, KP3 dan operator kapal membahas posko angkutan lebaran. Dengan berbagai persiapan diharapkan proses mudik Lebaran di pelabuhan Kumai dapat berjalan lancar dan aman bagi seluruh penumpang.
“Pak Kepala KSOP akan berangkat ke Jakarta besok, rapat bersama Kementerian Perhubungan karena Kumai menjadi salah pelabuhan yang menjadi titik arus mudik. Setelah itu, pada tanggal 25 Maret nanti kita akan melaksanakan rapat gabungan bersama Pemda dan lintas sektoral,” imbuhnya.
Guna mengantisipasi penumpukan penumpang, pihaknya mengimbau kepada para calon penumpang agar memastikan telah memiliki tiket mudik sebelum memutuskan berangkat ke pelabuhan Kumai, dan meminta agar calon penumpang berhati-hati dengan tindak kriminal penipuan tiket.
“Kami mengharapkan penumpang yang naik ke kapal sudah dipastikan sudah memiliki tiket sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Jangan ada penumpukan di sini supaya mudik tahun ini bisa aman dan lancar dan terhindar dari gangguan seperti penipuan (tiket),” harap Timbul.

