InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Tim medis Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) terus melakukan pemantauan kesehatan Marina Elizabeth Mudie Sitorus (14), bocah yang mengalami keterbelakangan mental dan kurang gizi di Pangkalan Bun.
“Mengalami kekurangan gizi. Sekarang (Marina) dirawat di ruangan perawatan anak. Penanganan khusus oleh tim, spesialis anak dan ahli gizi,” ucap Direktur RSSI Pangkalan Bun, dr Fachruddin, Sabtu (9/3).
Pria yang karib disapa dokter Unding ini menerangkan, pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan laboratorium, radiologi, pemberian obat-obatan, vitamin, susu dan cairan infus untuk memulihkan kesehatan Marina.
“Ada keterbelakangan mental. Infonya cuma tinggal dengan ibu dan saudara,” sambung Unding.
Dikonfirmasi terpisah, Lurah Mendawai Rahadian Syahmi mengutarakan bahwa sang anak beserta ibu dan adiknya tinggal di barakan kayu Rt 20 Gang Seroja Kelurahan Mendawai selama 10 bulan terakhir.
“Kalo KTP ibunya tercatat di Tora Pinang Merah Desa Pasir Panjang dan sudah 10 bulan tinggal di Seroja. Ibunya agak tertutup, dan pindah tidak ada lapor RT. Jadi tidak ada yang tahu”
“Pas tahunya sang anak keluar rumah, kebetulan ada tetangga yang melihat langsung melapor ke kelurahan. Segera saya komunikasi sama pak camat, babinsa, bhabinkamtibmas, dinsos menuju ke tempat tinggalnya,” imbuh lurah.
Saat ini, Marina tengah menjalani perawatan dan diharapkan kesehatannya berangsur-angsur pulih.
