InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Pengguna kendaraan perlu berhati-hati saat melintas di jalan penghubung Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama. Pasalnya, di ruas jalan tersebut kerap dijumpai lubang membahayakan hingga berujung jatuh korban, bahkan ada yang sampai meninggal dunia.
Kepada InfoPBUN, Jum’at (19/1/2024), salah seorang korban, Herlianto S Dau, angkat suara. Dirinya bersama sang istri mengalami kecelakaan tunggal pada awal pertengahan Januari lalu usai menabrak lubang dan terjatuh di jalan tersebut, tepatnya di kilometer 24.
Saat peristiwa nahas itu terjadi, dia mengalami luka lecet di bagian tangan dan kaki. Sementara sang istri mengalami luka di bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif. Ia berharap persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Banyak sudah yang jatuh korban di lokasi itu, salah satunya Pak Murah. Dia meninggal dunia jatuh karena menabrak lubang. Kejadiannya sekitar 3 Mei 2023, cuma tidak terekspos. Kalo yang luka-luka banyak lebih dari 3 orang,” ungkap Herlianto.
Lebih lanjut disampaikan bahwa lubang yang jadi biang kecelakaan tersebut dalamnya lebih 10 centimeter dengan lebar sekitar 1 meter. Tak hanya itu, tingginya curah hujan akhir-akhir ini juga membuat keberadaan lubang sulit terdeteksi lantaran tergenang air.
“Kalo berkendara pas hujan itu yang bahaya. Soalnya air tergenang di lubang sama kaya permukaan jalan lain. Ada beberapa titik lubang yang perlu diperbaiki segera” imbuh Warga Kotawaringin Lama ini.
Untuk diketahui, status ruas jalan Pangkalan Bun-Kolam di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah. Diharapkan perbaikan bisa segera dilakukan agar tidak memakan korban jiwa ke depannya.
