InfoPBUN, PANGKALAN BUN – Jumlah peziarah yang berkunjung ke makam Kyai Gede, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, terus mengalami peningkatan dari tahun-tahun. Hal ini membuktikan tempat wisata religi itu semakin dikenal masyarakat luas.
Berdasarkan data pengurus, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sebanyak 129.285 orang berziarah ke makam ulama penyebar agama islam di masa lampau ini. Jumlah itu belum termasuk puluhan ribu pengunjung yang mengikuti acara haul setiap tahunnya.
Untuk tahun 2018 tercatat sebanyak 20.642 orang, tahun 2019 sebanyak 21.560 orang, tahun 2020 sebanyak 21.534, tahun 2021 sebanyak 27.975 dan tahun 2022 sebanyak 37.574 orang. Sementara hingga Oktober tahun 2023, jumlah kunjungan sudah mencapai 27.921 orang.
Penjaga Makam Kyai Gede, Gusti Tarsani, mengatakan peningkatan jumlah kunjungan biasanya terjadi pada hari Jumat dan akhir pekan. Asal pengunjung pun cukup beragam, tidak hanya lokal dan nasional. Bahkan ada peziarah yang berasal dari luar negeri.
“Alhamdulillah meningkat tiap tahun. Biasanya peziarah yang banyak hari Jum’at dan Minggu. Ada yang dari Kalbar, Sampit, Seruyan, Banjar Masin. Bahkan ada juga yang dari Brunei dan Singapura,” ungkapnya, Sabtu (18/11/2023).
Ia mengatakan peningkatan jumlah kunjungan itu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kotawaringin Lama, terutama masyarakat yang menjual berbagai kuliner maupun buah tangan khas lokal.
“Tentu ada dampaknya, kayak yang berjualan gula merah, oleh-oleh, yang buka warung banyak pembeli. Berkahnya bisa dirasakan masyarakat banyak,” tutur Tarsani.
Seraya menambahkan, Camat Kotawaringin Lama Nahwani menyebut peningkatan jumlah peziarah tak terlepas dari rutin dilaksanakannya haul. Yang semula hanya dihadiri masyarakat lokal lama-kelamaan semakin melibatkan warga dari berbagai daerah.
“Sudah 14 kali kita melaksanakan haul. Awal cuma masyarakat Kotawaringin Lama, lambat laun semakin banyak masyarakat yang datang. Tahun kemarin kami menyediakan 25 ribu nasi kotak itu habis, ternyata yang datang lebih dari 30 ribu”
“Jadi 2-3 hari sebelum pelaksanaan haul itu orang dari mana-mana sudah datang. Alhamdulillah sampai sekarang makam kyai Gede banyak dikunjungi peziarah,” imbuh Camat Kotawaringin Lama.
